SANDARAN HATI PADA ILAHI

Bismillahirrahmanirrahim...

Ketenteraman hati bagi orang2 yang beriman serta pembalasan bagi mereka...

" الذين ءامنوا وتطمئنّ قلوبهم بذكر الله ألا بذكر الله تطمئن القلوب "

“ iaitu orang2 yang beriman, dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah hanya dengan mengingati Allah, hati akan menjadi tenteram ”

Ku mohon Ilahi..

Ajari aku berjalan dalam Jalan lurus Mu, Ajari aku melangkah dalam kehendakmu Mu, Ajari aku menjalani Hari-Hari bersama dengan Mu..

ya Allah…

Aku tidak tahu di persimpangan jalan ini, ketika kaki ini melangkah, di sekeliling Ku penuh dengan kegelapan, Ku perlu pimpinan tangan Mu, untuk Ku bisa melangkah.. dan terus melangkah untuk mencari satu tujuan yang pasti

ya Allah…

aku sering terjatuh kerana batu-batu yang tidak Ku lihat kerana kegelapan ini, sakitnya luka itu ya Allah…namun bisa saja tangan Mu menarik Ku lalu membersihkan lukaku serta membalutnya.

ya Allah…aku sudah tidak kuat lagi, aku tidak bisa melihat di dalam kegelapan ini.

Betapa banyaknya luka-luka dalam mengharungi perjalanan ini, bekas luka-luka yang lama berdarah kembali kerana kerikil-kerikil yang tajam ini. Aku tersungkur.. ..tanpa Ku sedar air Mata tumpah membasahi pipi…Ku cuba untuk bangkit Dan melangkah namun aku tidak mampu…

ya Allah…masih jauhkah perjalanan hidup ini? Aku sudah tidak kuat lagi ya Allah.

ya Allah…..mahu sahaja aku berteriak bersama dengan tangisanku.

Tiba-tiba… .Ku dengar suara lembut Dan sayu berbisik didalam hatiKu….

”inilah sebuah perjalanan hidup, terkadang engkau akan jatuh Dan bangkit, jatuh Dan bangkit Dan jatuh lagi sehingga luka-luka lama mu akan berdarah kembali…. Lihat, walaupun disekeliling mu penuh dengan kegelapan namun kamu tidak tahu sebenarnya di hadapan mu itu Ada terang yang menanti, Aku membawamu ke tempat yang gelap ini dengan maksud Dan tujuan tertentu.”

Maksud Dan tujuan ?”…. Aku cuba untuk mengulanginya.

Lalu suara itu melanjutkan, “ya, sebuah maksud dan tujuan yang terbaik bagi mu..Dan masa depanmu. Kamu tidak bisa berjalan dalam kegelapan ini tanpa huluran tangan Ku, lihat kerikil yang tajam itu Aku telah harungi bersama dengan beban yang berat Dan Aku telah pun menang …. “

“namun tiada seorang pun yang sanggup menghulurkan tangan ketika Aku jatuh Dan berdarah”, kataNya dengan lembut…..

“Perhatikanlah ketika kau jatuh, Aku Ada bersama dengan mu, tangan Ku senantiasa terhulur untuk membantu Dan memimpinmu, sebenarnya.. ..kerikil tajam itu membuat engkau lebih bersandar lagi kepada Ku Dan menggengam erat tangan Ku, bahwa kau sebenarnya tidak bisa berjalan dengan kekuatanmu sendiri….Aku adalah Dzat Pencipta yang tidak pernah melakukan kesilapan Dan kesalahan dalam hidup mu. Aku senantiasa memberi yang terbaik Dan bukan kedua terbaik bagimu, Meski jalan di depanmu adalah suram Dan gelap yang kau sangat tidak senangi, tapi yakinlah bahwa…. Aku akan memimpimmu terus sampai selamanya, dari rahim ibu mu Aku telah memilihmu… Dan sampai putih rambutmu pun Aku adalah Dzat Pencipta yang akan tetap menjagamu melindungimu bahkan sampai selama-lamanya.”

“ya Allah…”

aku cuba bersuara…tetapi suara itu melanjutkan lagi,

“ketahuilah dalam kelemahan Dan air matamu kuasa Ku menjadi sempurna atasmu.”

Aku menangis mendengarnya sehinggakan aku tidak sanggup mengungkapkan perasaan Ku hanya air Mataku mengalir berusaha untuk memberi jawapan atas semuanya.

Sahabatku fillah..

bila semua itu berlaku pada diri kalian, itu akan membuatkan kalian untuk bersandar penuh kepada-Allah kerana sebenarnya hidup tanpa bersandar pada Allah Kita tidak akan bisa untuk berbuat apa-apa.

“ sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku serta matiku hanya untuk Allah” – bai’ah teragung seorang hamba buat sang Pencipta..

“Ku Sandarkan Semua kehidupan dan Matiku Pada Mu Allah Yang Maha Pengasih Lagi maha Penyayang”

- yang mengharapkan petunjuk -

faqirah lillahi...


Post a Comment